Ayat-Ayat Semesta
Wew… baru saja selesai melakukan re-read (membaca kembali) buku keren satu ini. Ayat-Ayat Semesta (Sisi-Sisi Al-Quran Yang Terlupakan), begitulah bunyi judul yang melekat pada buku ini. Buku karangan bapak Agus Purwanto ini membahas tentang peranan Al-Quran dalam bidang sains. Melalui buku ini beliau juga mengajak kaum muslim untuk beramai-ramai mempelajari sains, agar supaya umat islam dapat bangkit dari keterpurukan sains.
Ada banyak yang hal menarik yang bisa ditemukan disini, misalnya tentang Isra-Mi’raj yang dikaitkan dengan teori extradimensi, Teori Pasangan, Teleportasi Kuantum, Ratu Semut, atau Kejadian dalam surah Al-Khafi yang dikaitkan dengan teori perjalanan menembus waktu.
Yang benar-benar membekas di ingatan saya adalah teori tentang pasangan. Semenjak mengenal teori tentang atom, saya selalu dihantui oleh pertanyaan apa iya sih proton itu pasangan dari elektron ?, menurut agama islam dikatakan bahwa Allah menciptakan segala sesuatunya secara berpasang-pasangan. Jika memang proton adalah pasangan dari elektron, maka apa fungsi neutron ?, Bukankan pasangan itu hanya terdiri dari dua macam saja.
Beberapa lama kemudian saya mendengar tentang keberadaan anti materi (anti matter), namun masih juga belum paham tentang teori ini. Dan di buku inilah saya mendapatkan semua penjelasannya secara lengkap. Dari pasangan Proton-anti proton, Elektron-positron, dan neutron-anti neutron. Serta karakteristik dari setiap partikel tersebut.
Ada cerita seru saat saya sedang berdebat dengan direksi saya disaat lunch break, dimana ia mengatakan bahwa anti materi itu hanya bualan belaka dan tidak bisa dibuktikan, berbekal buku ini dan pengetahuan dari BBC (thanks to Michio Kaku too), saya coba menjelaskan tentang teori partikel ini, dan terjadi perdebatan yang amat seru. Saling adu referensi, Ayat-ayat, logic bending, dll yang pada akhirnya dia minta contoh pembuktian bahwa anti-materi itu ada. That’s it. Itu pertanyaan yang saya tunggu-tunggu. Langsung saya berikan jawaban, PET (Positron Emission Tomography) scan adalah contoh alat yang menggunaakan anti materi. Huruf “P” pada “PET” berarti positron, yang dalam hal ini anti elektron. Pasa saat scan, positron ini akan ditembakkan ke arah kita. Bertabrakan dengan elektron yang dihasilkan otak kita, kedua materi ini saling meniadakan, dan menghasilkan sinar gamma. Pancaran sinar gamma inilah yang dideteksi balik oleh mesin PET sebagai image otak. Dan jawaban ini akhirnya mengakhiri perdebatan panjang antara saya dan direksi saya.
Bukan bermaksud spoiler, itu hanyalah sekelumit dari materi yang ada di buku ini. Masih banyak materi-materi menarik lagi lainnya. So Bagi kamu yang senang dengan sains, apalagi yang berbasikan islam, wajib baca buku yang satu ini.

No Pertamax….(by Team Anti Pertamax)… hihihi…:D
Posted on October 24th, 2008 at 11:28 pm
gih sono, lagian ay mah doyannya premium.. wekekekek
weiss weiss weiss… great debate,u had there,old guy.. hehehe.. lu emang paling doyan bwt debatan ttg sains yak..?? jd inget, wakakakak.. gooood keep it up, gramp!!
btw, lg nganggur ga tu buku? pinjem dunk mbah..
Posted on October 27th, 2008 at 12:23 pm
sekali gila tetep gila..
sesuai ma nama.. gila dalam segala hal terutama soal sains hohoho.. ya ga? ^_^
Posted on October 31st, 2008 at 9:42 pm
@ayoe
Ada neh, dah berkali-kali gua baca, dah apal. Embat aja
@mima
Wew, kegilaan itu adalah salah satu elemen kehidupan dulz.. hag…hag…hag… :p
Posted on November 1st, 2008 at 7:04 pm